Batam, 28 Agustus 2026 — Program Studi Magister Terapan Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata Politeknik Pariwisata Batam menyelenggarakan kegiatan Matrikulasi Mahasiswa Baru Angkatan VII pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Function Natuna, Politeknik Pariwisata Batam ini dilaksanakan secara hybrid, dengan melibatkan mahasiswa yang hadir secara langsung maupun mengikuti kegiatan melalui Zoom.
Kegiatan matrikulasi diikuti oleh 24 mahasiswa baru, terdiri dari 20 mahasiswa yang hadir secara langsung di kampus Politeknik Pariwisata Batam dan 4 mahasiswa yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.
Mengangkat tema “Jejak Laut di Garis Perbatasan: Potensi dan Strategi Pengembangan Pariwisata Kepulauan Riau”, kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian awal bagi mahasiswa baru sebelum memulai perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Matrikulasi dirancang untuk memberikan pemahaman awal sekaligus memperkenalkan mahasiswa pada isu-isu strategis dalam perencanaan dan pengembangan pariwisata, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta doa bersama. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Politeknik Pariwisata Batam Ibu Siska Amelia Maldin,M.Pd sekaligus membuka acara dan Ketua Program Studi Magister Terapan Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata Ibu Nensi Lapotulo M.MPar
Dalam sesi pertama, mahasiswa mendapatkan materi bertajuk “Kepri, Wilayah Geografis Pariwisata Kepulauan di Garis Perbatasan” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Drs. I Nyoman Sunartha, M.Si. Materi membahas karakteristik geografis Kepulauan Riau serta keunikan destinasi pariwisata yang dimiliki wilayah tersebut sebagai kawasan kepulauan dan perbatasan.
Selanjutnya, sesi kedua menghadirkan Dr. I Wayan Thariqy Kawakibi Pristiwasa, M.M.Par. dengan materi “Dari Potensi Menuju Perencanaan: Strategi dan Kebijakan Pengembangan Pariwisata di Wilayah Perbatasan.” Sesi ini mengajak mahasiswa untuk melihat bagaimana potensi yang dimiliki wilayah perbatasan dapat diarahkan melalui strategi dan kebijakan perencanaan pariwisata yang tepat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama peserta.
Pelaksanaan secara hybrid memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa yang tidak dapat hadir secara langsung untuk tetap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan melalui platform Zoom. Dengan demikian, seluruh mahasiswa baru tetap dapat berpartisipasi dalam proses pembelajaran dan diskusi meskipun berada di lokasi yang berbeda.
Kegiatan matrikulasi ditutup dengan rangkuman acara, penyampaian informasi tindak lanjut, serta penyerahan jas almamater dan kartu mahasiswa kepada peserta yang hadir secara langsung.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Terapan Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata Politeknik Pariwisata Batam berharap mahasiswa baru Angkatan VII memiliki pemahaman awal mengenai karakteristik, potensi, serta berbagai tantangan pengembangan pariwisata di Kepulauan Riau, khususnya dalam konteks wilayah kepulauan dan perbatasan, sebagai bekal untuk mengikuti proses pembelajaran di jenjang magister.
Editor: Bidang III (Rizka Aulia)
Related posts



